News & Event

Informasi Kalangan Umum » Penyakit Kulit dan Kelamin » Psoriasis

Psoriasis

Apa yang dimaksud dengan psoriasis?

Psoriasis merupakan penyakit kulit kronik dan persisten yang disebabkan perubahan siklus hidup sel-sel kulit, sehingga menyebabkan sel-sel kulit bertumbuh dengan cepat dan membentuk sisik-sisik berwarna keperak-perakan disertai rasa gatal, kering, dan bercak-bercak merah yang sakit.

Ada waktu-waktu tertentu gejala psoriasis membaik atau menuju ke arah perbaikan, yang kemudian diselingi dengan kekambuhan. Bagi penderita psoriasis tertentu, penyakit ini hanya bersifat menganggu, tetapi bagi penderita lainnya penyakit ini menyebabkan cacat terutama jika terjadi artritis (radang sendi). Saat ini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan psoriasis, tetapi banyak obat yang secara bermakna dapat mengurangi gejalanya.

Apa yang sebenarnya terjadi pada kulit penderita psoriasis?

Sel-sel kulit mempunyai siklus hidup tertentu, dan tubuh secara alamiah membentuk sel-sel baru di bagian dalam lapisan kulit. Sel-sel baru ini secara bertahap bergerak ke permukaan kulit sampai ke bagian terluar lapisan kulit. Setelah mencapai permukaan kulit, sel-sel ini akan mati dan terlepas, dan diganti oleh sel-sel yang baru, dimana seluruh proses ini memakan waktu sekitar 21 - 28 hari.

Pada psoriasis, proses ini berjalan lebih cepat dan hanya memakan waktu sekitar 2 - 6 hari. Akibatnya, sel-sel yang belum benar-benar matang sudah menumpuk di permukaan kulit, sehingga membentuk lapisan kulit yang berwarna kemerah-merahan, membentuk plak, bersisik-sisik dan berwarna keperak-perakan. Sisik-sisik ini mudah sekali terlepas dari permukaan kulit.

Meskipun psoriasis dapat timbul di seluruh tubuh, tetapi paling sering timbul di siku, lutut, pinggang bawah dan kulit kepala. Kelainan ini menyebabkan rasa gatal dan rasa terbakar.

Apa penyebab psoriasis?

Penyebab pasti timbulnya psoriasis tidak diketahui sampai saat ini, tetapi diduga berhubungan dengan sistem imun dan interaksinya dengan lingkungan, pada seseorang yang sudah mempunyai sifat genetik tertentu. Dalam keadaan normal, salah satu jenis sel darah putih yaitu limfosit T atau sel T berfungsi mendeteksi dan melawan zat-zat asing yang masuk dalam tubuh, seperti virus dan bakteri. Tetapi pada penderita prosriasis, sel-sel T justru menyerang sel-sel kulit yang sehat.

Sel-sel T yang terlalu aktif ini memicu respon sistem imun. Akibatnya terjadi pelebaran pembuluh-pembuluh darah kulit disekitar plak dan menyebabkan peningkatan jenis sel-sel darah putih lainnya yang masuk ke dalam lapisan kulit bagian luar. Hal ini menyebabkan peningkatan produksi sel-sel kulit baru serta sel-sel T, maupun sel darah putih lainnya. Keadaan ini menjadi siklus yang tidak terputus, sehingga sel-sel kulit baru lebih cepat bergerak ke permukaan kulit hanya dalam beberapa hari. Kulit yang mati dan sel-sel darah putih tidak dapat terlepas dengan cepat sehingga makin lama menjadi makin tebal, dan membentuk sisik-sisik tebal di permukaan kulit. Siklus ini tidak berhenti, kecuali diberi obat yang menghentikan siklus tersebut.

Meskipun para ilmuwan menduga bahwa faktor genetik dan lingkungan berperan penting dalam timbulnya penyakit psoriasis, tetapi penyebab pasti mengapa sel-sel T menjadi abnormal pada penderita psoriasis tidak diketahui.

Apa tanda dan gejala psoriasis?

Tanda dan gejala psoriasis dapat sangat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya, tetapi tanda dan gejala yang khas adalah:

  • Bintik-bintik merah pada kulit yang ditutupi oleh sisik berwarna perak.
  • Sisik-sisik kecil di kulit, yang umumnya terlihat pada anak-anak.
  • Kulit kering dan pecah-pecah, serta kadang-kadang dapat berdarah.
  • Rasa gatal, terbakar, atau sakit/nyeri.
  • Kuku menebal, berbintik-bintik atau berbenjol-benjol.
  • Sendi-sendi membengkak dan kaku.

Bercak/lesi psoriasis dapat berkisar dari beberapa sisik mirip ketombe sampai lesi kulit yang meliputi seluruh area tertentu, sampai hampir di seluruh tubuh. Kasus yang ringan dapat hanya bersifat menganggu, sedangkan bentuk berat dapat menimbulkan sakit, perubahan bentuk kulit, dan cacat.

Sebagian besar tipe psoriasis terjadi mengikuti siklus tertentu, yang berkisar dari beberapa minggu atau bulan, kemudian membaik atau kadang-kadang sama sekali hilang. Meskipun demikian, pada sebagian besar kasus, penyakitnya seakan-akan terus kambuh.

Ada berapa jenis psoriasis?

Psoriasis mempunyai banyak jenis, yaitu:

  • Psoriasis plak. Bentuk psoriasis yang paling sering ditemukan ini ditandai dengan lesi kulit yang kering, sedikit menonjol, berwarna kemerahan dan ditutupi dengan sisik perak (plak). Plak menyebabkan gatal atau sakit, dan dapat timbul dimana saja di tubuh, termasuk pada alat kelamin dan bagian dalam mulut. Pada kasus ringan hanya ada beberapa plak dan pada kasus berat plak timbul di seluruh tubuh dan sekitar sendi-sendi, dimana kulitnya dapat pecah dan mengeluarkan darah.
  • Psoriasis kuku. Psoriasis dapat mengenai kuku jari tangan dan kaki, menyebabkan bintik-bintik, pertumbuhan kuku abnormal, dan warna kuku berubah. Kuku psoriatik mudah goyah dan terlepas, dan pada kasus berat menyebabkan kuku rusak seakan hancur.
  • Psoriasis kulit kepala. Psoriasis pada kulit kepala menyebabkan kulit berwarna kemerahan, gatal, dan disertai sisik berwarna keperakan. Pada rambut atau bahu seringkali ditemukan sel-sel kulit mati/sisik, setelah kulit kepala digaruk.
  • Psoriasis gutat. Jenis psoriasis ini terutama mengenai orang dewasa muda di bawah usia 30 tahun dan umumnya dipicu oleh infeksi bakteri seperti infeksi tenggorokan. Jenis ini ditandai dengan bintik-bintik merah kecil mirip tetesan air di tubuh, lengan, paha, dan kulit kepala yang dilapisi oleh sisik-sisik halus, yang berbeda dengan jenis psoriasis lain yang biasanya mempunyai sisik tebal. Psoriasis jenis ini dapat hanya sekali timbul kemudian hilang sama sekali, atau sering kambuh jika seseorang sering terkena infeksi tenggorokan.
  • Psoriasis fleksural (inverse). Terutama timbul di lipatan, seperti ketiak, lipat paha, dibawah payudara, dan sekitar alat kelamin. Lesi pada jenis ini berupa bercak-bercak merah pada kulit yang mengalami peradangan. Kelainan ini lebih sering terjadi pada orang dengan berat badan berlebih dan memburuk dengan terjadinya gesekan dan keringat.
  • Psoriasis pustular. Merupakan bentuk psoriasis yang jarang ditemui dan dapat berupa bercak-bercak yang cukup luas (psoriasis pustular generalisata) atau bercak-bercak yang terbatas di tangan, kaki, atau ujung jari. Kelainan ini umumnya timbul dengan cepat, disertai dengan timbulnya bisul bernanah beberapa jam setelah kulit memerah dan nyeri. Bisul dapat mengering dalam 1 - 2 hari, tetapi juga dapat timbul kembali dalam beberapa hari atau minggu. Psoriasis pustular generalisata juga dapat menyebabkan timbulnya demam, menggigil, rasa sangat gatal, dan rasa letih.
  • Proriasis eritrodermik. Adalah bentuk psoriasis yang paling jarang ditemukan. Tubuh yang terkena psoriasis eritrodermik dapat memerah, kulit seakan mengelupas sehingga menimbulkan rasa sangat perih dan rasa terbakar. Kelainan ini dapat dipicu oleh sinar matahari berlebihan, obat kortikosteroid atau obat lain, atau oleh bentuk psoriasis lain yang tidak terkontrol.
  • Psoriatik artritis. Selain kult meradang dan berminyak, psoriatik artritis juga menyebabkan kuku menjadi berbintik-bintik, berubah warna, dan gejala yang tipikal adalah adanya pembengkakan yang disertai rasa nyeri di sendi-sendi. Bentuk ini juga dapat menyebabkan peradangan pada mata (konjungtivitis). Gejalanya dapat berkisar dari ringan sampai berat, dan psoriatik artritis dapat mengenai sendi manapun. Meskipun penyakit ini tidak menyebabkan cacat berat seperti jenis artritis lainnya, tetapi dapat menyebabkan kekakuan sendi dan kerusakan sendi yang progresif, sehingga pada keadaan berat dapat menyebabkan deformitas permanen.
Kapan sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter?

Jika anda menduga anda menderita psoriasis, periksalah ke dokter. Dan anda perlu segera ke dokter jika psoriasis anda:

  • Memburuk dan menyebabkan gangguan, serta nyeri.
  • Membuat anda tidak dapat melakukan tugas sehari-hari.
  • Menyebabkan anda khawatir mengenai penampilan kulit anda.
  • Anda mengalami gangguan sendi, seperti nyeri, bengkak, atau tidak dapat melakukan pekerjaan sehari-hari.
  • Jika tanda dan gejala penyakit anda tidak membaik dengan pengobatan yang diberikan, karena kemungkinan obat anda perlu diganti atau dikombinasi dengan obat lain.
Bagaimana dokter melakukan diagnosis psoriasis?

Biasanya dokter melakukan diagnosis berdasar pemeriksaan visual dengan memeriksa kelainan kulit pada pasien, dan tidak ada pemeriksaan darah khusus untuk psoriasis. Meskipun jarang sekali, kadang-kadang dokter melakukan biopsi kulit untuk melakukan pemeriksaan dibawah mikroskop, untuk membedakannya dengan dermatitis seboroik, lichen planus, lichen simpleks, atau pitiriasis rosea.

Jika dokter menduga anda terkena psoriatik artrtitis, anda kemungkinan akan diminta melakukan pemeriksaan darah atau foto X-ray guna menyingkirkan adanya penyakit lain. Kemungkinan juga anda akan dirujuk ke dokter ahli rematik.

Apa pemicu timbulnya psoriasis?

Psoriasis umumnya mulai timbul atau memburuk akibat faktor-faktor pemicu yang dapat anda kenali dan hindari, yaitu:

  • Infeksi, seperti infeksi tenggorokan.
  • Cedera pada kulit, seperti teriris atau lecet, tergigit, atau terbakar.
  • Stres.
  • Cuaca dingin.
  • Merokok.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Obat-obat tertentu, seperti litium (untuk mengobati kelainan bipolar), obat penurun tekanan darah tertentu (obat penghambat adrenoseptor beta/betablockers), obat antimalaria, dan iodium.
Apa faktor risiko psoriasis?
  • Riwayat penyakit dalam keluarga. Faktor ini kemungkinan merupakan faktor risiko paling bermakna dalam timbulnya psoriasis. Sekitar 40% penderita psoriasis juga mempunyai salah satu anggota keluarga yang juga menderita psoriasis, dan angka ini mungkin lebih rendah dari yang sebenarnya.
  • Infeksi virus dan bakteri. Penderita HIV lebih mudah terkena psoriasis dibanding orang yang mempunyai sistem imun sehat. Anak dan orang dewasa muda dengan infeksi yang sering kambuh seperti infeksi tenggorokan, juga mempunyai risiko tinggi.
  • Stres. Karena stres memengaruhi sistem imun, tingkat stres yang tinggi meningkatkan risiko terkena psoriasis.
  • Obesitas. Kelebihan berat badan meningkatkan risiko seseorang terkena psoriasis fleksural. Selain itu, plak yang terjadi pada semua jenis psoriasis seringkali timbul di lipatan kulit.
  • Merokok. Merokok tidak saja meningkatkan risiko psoriasis, tetapi juga memperburuk penyakitnya. Merokok juga berperan dalam proses awal timbulnya penyakit ini.
Apa komplikasi psoriasis?

Tergantung dari jenis dan lokasi timbulnya psoriasis dan seberapa luas penyebaran penyakit ini pada tubuh, psoriasis dapat menimbulkan komplikasi sebagai berikut:

  • Penebalan kulit dan infeksi bakteri di kulit yang disebabkan menggaruk akibat gatal.
  • Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit pada kasus psoriasis pustular berat.
  • Merasa rendah diri.
  • Depresi.
  • Stres.
  • Cemas.
  • Terisolasi dari pergaulan sosial.

Seseorang yang menderita psoriasis mempunyai risiko lebih besar menderita penyakit lain, seperti sindroma metabolik (tekanan darah tinggi, kenaikan kadar hormon insulin), penyakit inflamasi/peradangan usus, penyakit kardiovaskuler, dan kemungkinan kanker.

Selain itu, psoriatik artritis dapat menimbulkan cacat dan rasa nyeri, yang membuat seseorang sulit melakukan pekerjaan rutin sehari-hari. Karena meskipun bentuk psoriatik artritis diobati, tetapi tetap dapat terjadi kerusakan sendi.

Bagaimana pengobatan psoriasis?

Pengobatan psoriasis terutama ditujukan untuk menghambat atau memutuskan siklus yang mempercepat produksi sel-sel kulit baru yaitu dengan mengurangi peradangan dan pembentukan plak, serta membersihkan kulit dari sisik-sisik dan menghaluskan kulit.

Dokter umumnya memberikan pengobatan secara topikal (setempat) dengan krim atau salep pada kelainan kulit pada psoriasis yang ringan sampai sedang, sedang untuk kasus yang lebih berat biasanya digabung dengan pemberian obat yang diminum atau suntikan, atau terapi cahaya/fototerapi.

Meskipun dokter memberikan obat sesuai dengan jenis dan beratnya penyakit, serta luasnya area kulit yang terkena, tetapi umumnya dokter akan memulai dengan pengobatan paling ringan yaitu dengan terapi topikal dan fototerapi, dan dilanjutkan dengan pengobatan lebih kuat (obat yang diminum atau suntikan) jika diperlukan. Tujuannya adalah menemukan pengobatan yang paling efektif untuk memperlambat siklus pergantian kulit dengan efek samping terkecil.

Meskipun tersedia berbagai obat untuk psoriasis, tetapi menemukan obat yang efektif dapat merupakan tantangan. Penyakit ini bersifat tidak dapat diramalkan, dapat membaik dan memburuk tanpa dapat diperkirakan. Efek pengobatan kadang-kadang juga tidak dapat diramalkan, dan obat yang efektif untuk seseorang dapat tidak efektif untuk orang lain dengan kelainan yang sama. Obat yang tadinya efektif, dengan berjalannya waktu dapat menjadi tidak efektif, dan obat paling kuat untuk psoriasis dapat menimbulkan efek samping yang serius.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi gejala jika saya menderita psoriasis?
  • Mandilah setiap hari. Mandi setiap hari membantu menghilangkan sisik dan menenangkan kulit yang meradang. Hindari mandi dengan air panas atau sabun keras karena dapat memperparah gejala, gunakan air hangat-hangat kuku dan sabun lembut yang ditambahkan minyak atau lemak.
  • Gunakan pelembab. Segera oleskan pelembab yang berlemak pada kulit yang masih basah setelah mandi. Untuk kulit yang kering sebaiknya gunakan larutan minyak karena dapat tinggal lebih lama di kulit dibanding krim atau lotion, dan lebih efektif mencegah air menguap dari kulit.
  • Tutuplah area kulit yang terkena saat tidur. Untuk membantu mengurangi kemerahan dan sisik, oleskan pelembab berbasis lemak pada kulit dan tutuplah dengan plastik saat tidur. Saat bangun pagi hari, bukalah plastik penutup dan bersihkan sisik-sisik dengan mandi atau bilas.
  • Paparkan kulit pada sinar matahari dalam jumlah secukupnya. Sinar matahari dalam jumlah kecil dapat secara bermakna memperbaiki lesi kulit, tetapi sinar matahari yang berlebihan dapat memicu atau memperburuk penyakit, serta meningkatkan risiko timbulnya kanker kulit. Sebaiknya buatlah catatan kapan dan berapa lama anda berada dibawah sinar matahari, untuk menghindari paparan yang berlebihan. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 15 pada kulit yang sehat. Oleskan sunscreen cukup banyak, dan ulangi setiap 2 jam, atau lebih sering jika anda berenang atau berkeringat.
  • Gunakan krim atau salep. Krim atau salep yang dijual bebas yang ditujukan untuk mengurangi gatal dan sisik. Jika anda menderita psoriasis kulit kepala, gunakan shampo yang mengandung coal tar.
  • Hindari faktor yang dapat memicu sebisa mungkin. Anda perlu mencari tahu apa saja faktor yang dapat memicu penyakit psoriasis anda, dan lakukan langkah untuk mencegah atau menghindarinya. Infeksi, cedera pada kulit, stres, merokok, dan paparan sinar matahari berlebih dapat memperburuk psoriasis.
  • Hindari minum alkohol. Minum alkohol dapat menurunkan efektivitas obat-obat psoriasis tertentu.
  • Konsumsi makanan sehat. Meskipun belum ada bukti bahwa makanan tertentu dapat memperbaiki atau memperparah psoriasis, tetapi diet yang sehat penting dilakukan terutama pada penyakit kronik. Diet yang sehat dapat terdiri dari buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, serta daging tanpa lemak dan ikan. Jika anda menduga bahwa makanan tertentu dapat memperbaiki atau memperparah penyakit anda, catatlah dalam buku harian untuk mengetahui apakah ada jenis makanan lain yang juga berpengaruh.
Apabila ingin menyalin mohon sertakan sumber laman !!!