News & Event

The Quality of Life

Seperti Apa Gadget Ramah Lingkungan Saat Ini


Tren teknologi yang saat ini tengah gandrung digunakan oleh orang kebanyakan adalah gadget, namun sadarkah Anda jika perangkat elektronik tersebut menyimpan kadar radiasi yang bisa berpengaruh dalam kehidupan jika digunakan dalam waktu lama. Apa benar demikian, pasti Anda ingin tahu pentunya tentang hal ini bukan? Nah, seperti apa gadget ramah lingkungan saat ini? Simak selengkapnya pada artikel berikut ini.

Ada pepatah yang mengatakan 'sedikit demi sedikit, maka akan menjadi bukit..', jika hal ini diaplikasikan pada sebuah aktifitas menyimpan uang maka akan memiliki dampak positif yang luar biasa dan menguntungkan pastinya. Namun, jika sebaliknya, seperti radiasi perangkat elektronik misalnya, meskipun sedikit dan jika penggunaan dalam waktu lama dan memiliki intensitas sering maka bukan tidak mungkin akan berdampak negatif.

Menurut data dari United Kingdom National Physical Laboratory dan badan FCC (federal communication comission), hingga Oktober 2010 telah terdapat 570 juta pemakai gadget dengan jenis telepon selular. Dan prediksinya, dalam jangka waktu 5 tahun mendatang jumlahnya akan terus meningkat hingga mencapai 1,4 bilion.

Dilain sisi, kehadiran perangkat elektronik portable yang ada dan semakin membludak, muncullah issue bahwa handphone dapat menyebabkan kanker otak? Meskipun hal tersebut belum terbukti kebenarannya, tapi memang benar bahwa perangkat handset memancarkan radiasi yg besar.

Badan FCC Amerika telah menguji tingkat radiasi yg dipancarkan beberapa handphone. Kekuatan radiasi handphone yang akan diterima otak atau yang dinamakan SAR (Specific Absorption Rate) diukur dalam satuan watt/kg. FCC menetapkan bahwa semua handphone yg memancarkan radiasi diatas 1.6 watt/kg dilarang untuk diproduksi (dilarang masuk di Amerika).

Sebenarnya semua handphone yang beredar masih bisa dikategorikan "aman" karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1.6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa orang yang merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone yang dikategorikan "aman" tersebut. Jadi yg betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah yang tingkat radiasinya dibawah 1 watt/kg.

Gadget Ramah Lingkungan

Terlepas dari ilustrasi tersebut, tak sedikit juga beberapa pengembang atau pencipta sebuah produk ramah lingkungan dari negeri eropa yang saat ini telah hadir. Tapi jangan heran jika beberapa produk ini dibanderol cukup mahal, ini mungkin terkait dengan biaya pengembangan yang membutuhkan waktu dan proses uji coba yang cukup panjang dan melelahkan.

Berikut adalah ragam produk atau gadget ramah lingkungan saat ini yang hadir di tengah-tengah kehidupan kita untuk memperkecil efek radiasi dan global warming.


Kalung Sel Surya

Alat ini di desain oleh May Yokohama. Gadget berupa kalung ini terbuat dari sejumlah panel surya yang mengumpulkan energi di siang hari dan menggunakannya untuk menyalakan LED di malam hari. Cantik kan? Hanya butuh dua jam untuk mengumpulkan energi yang bisa di pakai selama empat jam. Kalung ber-panel surya ini adalah contoh sederhana namun cantik dari teknologi yang ramah lingkungan.


Headphone Bluetooth Tenaga Surya

Ternyata headphone bluetooth bertenaga matahari ini diciptakan oleh seorang mahasiswa dari Transylvania University di Brasov bernama Shepeleff Stephen. Perangkat ramah lingkungan ini diberi nama Q-Sound. Meski terlihat agak aneh tapi keunikan dan keramah-lingkungannya menjadi nilai tersendiri.

Q-Sound dipasangi panel surya pada bagian band-nya. Panel suryanya dipakai untuk mengisi daya 2 baterai NiMH berkapasitas 800mAh, 1.2V. Kalau terisi penuh headphone ini sanggup bekerja selama 40 jam.


Netbook Tenaga Surya

Netbook yang ditergetkan sebagai gadget ramah lingkungan ini berlayar 8 inchi, dengan prosesor 400MHz dan RAM 128MB. Tubuhnya terbuat dari bioplastics yang biodegradable dari bahan kanji dan selulosa. Nah, panel suryanya dipasang di bagian belakang monitornya.



Tinta Printer dari Kopi

Unik memang, teknologi terkini bisa menjadikan endapan kopi menjadi sebuah tinta printer, penasaran tentunya, produk teknologi ini memiliki nama Ritti Coffee Printer, dengan pengembangan yang cukup lama akhirnya Anda bisa memiliki daur ulang ampas kopi yang telah diminum untuk digunakan sebagai pencetak.



WiFi Repeater Tenaga Surya

Wifi repeater bertenaga surya ini dirangkai dari sebuah penangkap sinyal radio, panel surya, dan sebuah pole pemancar. Benar-benar cara yang bagus untuk membuat internet bisa dinikmati di negara-negara berkembang, masalahnya harganya lumayan mahal, antara $900 sampai $1500.



Charger Baterai Tenaga Surya

Pengisi baterai tenaga surya dari Energizer ini sanggup mengisi 2 buah baterai tipe AA atau AAA. Gadget ramah lingkungan baru dari Energizer ini juga dilengkapi colokan USM supaya bisa mengisi ulang handphone, GPS, kamera digital, dan juga iPod. Kalau cuacanya mendung sehingga alat ini tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup, maka anda bisa langsung mencolokkannya pada stop kontak di rumah anda. Alat ini dilengkapi dengan dua buah baterai isi ulang. Wah, jadi tidak perlu khawatir jika bepergian nich.


Indikator Penghemat Listrik Tweet-a-watt

Didesain oleh Limor Fried dan Phillip Torrone dari Amerika Serikat. Kecintaan lingkungan mereka direalisasikan dengan membuat gadget yang terinspirasi dari pemonitoran konsumsi energi sehari-hari. Menurut mereka, jika kita bisa mengontrol pemakaian energi di rumah pastinya lebih hemat. Dengan menggunakan alat ukur pemakaian listrik Kill-a-Watt, kemudian memasang sebuah modul wireless Xbee di dalamnya. Modul ini berfungsi untuk mengirimkan data ke komputer yang nantinya akan diteruskan lagi ke Twitter. Hebatnya, kita juga bisa berlomba dan membandingkan siapa pemakai listrik terendah.


Rollon Mp3 Player

Perangkat ini dirancang sebagai gadget tanpa baterai yang mengandalkan tenaga kita sendiri untuk menyalakannya. MP3 yang satu ini diisi oleh baterai dengan tenaga gerak. Dengan memutar roda bagian atas, baterai pun akan terisi. Keunggulannya, selain berfungsi sebagai charger, roda tersebut pun dapat berfungsi sebagai tombol pemindah track lagu, pemutar volume sekaligus fungsi play/pause. Meskipun bentuknya minimalis, gadget ini sudah dilengkapi sambungan USB dan Bluetooth untuk bertukar lagu. Dengan keunggulan tersebut maka benda kecil ini mendapatkan penghargaan Honorable (kehormatan) dalam kompetisi Greener Gadgets Conference 2008.


Handphone Tenaga Surya

Baru-baru ini Samsung merilis sebuah ‘ponsel tenaga surya‘ dengan nama Samsung E1107 Crest Solar-ponsel tenaga surya, harganya cukup murah karena memang ditakdirkan sebagai handphone kelas low-end yaitu dibawah Rp.600.000,- . Hebat vendor satu ini, invonasi produknya bisa menambah pilihan kita sebagai user, masih ingat dengan B2100 yang extreme?

Selain pengisian daya dengan panas matahari (disamping tenaga listrik sebagai sumber utama-karena tenaga surya hanya sebagai cadangan saja jika ada kepentingan mendadak, hp low bat tetapi komunikasi harus jalan sementara kitanya jauh dari jaringan listrik) ponsel ini hanya membawa fitur standar seperti E1210, ada lampu senter, radio fm, ringtone mp3.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik menggunakan perangkat mobile tenaga surya? Yang pasti ini merupakan langkah peradaban buah karya teknologi yang ingin mengeliminir efek radiasi elektromagnetik yang kini banyak dimiliki oleh hampir seluruh produk. Tak hanya efeknya, penggunaan listrik juga menjadikan setiap produk menjadi konsumen yang tak lagi ramah lingkungan.

Seperti kita ketahui bahwa sumber daya listrik di dunia tentu bisa saja akan punah dalam waktu tertentu, masih cukup lama tentu, namun ada baiknya jika upaya pengkaryaan sebuah perangkat teknologi ini digunakan untuk memperlamban konsumsi listrik dengan memanfaatkan sumber daya lain yang tentu saja ramah lingkungan. Demikianlah ulasan tentang seperti apa gadget ramah lingkungan saat ini. Semoga bermanfaat.

Sumber : PriceArea.com

Apabila ingin menyalin mohon sertakan sumber laman !!!